Waspada, 4 Penyakit Mata Ini Bisa Terjadi Karena Penyakit Diabetes

December 25, 2020 Kesehatan  No comments

            Diabetes adalah penyakit yang sering dialami oleh orang yang sudah berusia di atas 40 tahun. Umumnya, penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang signifikan. Padahal, kondisi gula darah yang tinggi pada penderita diabetes bukanlah hal yang sepele. Jika dibiarkan terlalu lama, gula darah yang tinggi bisa menyebabkan komplikasi seperti sakit mata. Penyakit diabetes tidak hanya bisa menimbulkan penyakit lain seperti pada ginjal, otak dan jantung, tetapi juga bisa menyebabkan mata mengalami kerusakan. Bahkan, penyakit mata yang terjadi karena diabetes menjadi penyebab kebutaan tertinggi di Indonesia. Beberapa penyakit mata di bawah ini bisa berkaitan dengan penyakit diabetes, apa saja?

Penyakit Mata yang Bisa Terjadi Karena Diabetes

1. Retinopati diabetes

            Kerusakan dan peradangan pada pembuluh darah bisa terjadi jika seseorang memiliki kadar gula darah yang tinggi. Pembuluh darah pada retina adalah bagian yang paling rentan terkena khususnya di bagian dalam mata dimana bagian ini mempunyai fungsi untuk meneruskan cahaya ke saraf otak. Retinopati diabetes adalah kerusakan retina maka karena penyakit diabetes. Saat penyakit ini terjadi, kebocoran pada pembuluh darah di retina biasanya terjadi. Kondisi ini membuat penglihatan seseorang terganggu. Jika kondisinya lebih parah, maka pembuluh darah baru yang lebih banyak di mata akan menyebabkan penglihatan menjadi semakin buruk.

2. Katarak

            Katarak juga bisa disebabkan oleh penyakit diabates. Penelitian membuktikan bahwa seseorang yang mengalami diabetes mempunyai risiko 60 % lebih tinggi untuk mengalami penyakit mata ini daripada orang yang sehat. Ciri-ciri dari penyakit mata ini yaitu terdapat bercak putih pada lensa mata. Kondisi ini bisa membuat penderita mengalai penglihatan yang kabur. Selain itu, mata akan terasa silau saat terkena sinar matahari atau cahaya lampu. Jika dibiarkan, kebutaan adalah akibat paling besar dari katarak.

3. Glaukoma

            Penyakit mata yang satu ini ditandai dengan adanya penumpukan cairan mata yang berlebihan. Kondisi ini menyebabkan tekanan pada bola mata meningkat. Tidak hanya itu, saraf mata juga menjadi rusak bahkan bisa menyebabkan kebutaan. Penderita diabetes akan mengalami glaukoma karena adanya pembentukan pembuluh darah baru yang tidak normal. Kondisi ini terjadi pada selaput pelangi mata (iris) dan termasuk yang paling sulit disembuhkan.

4.    Edema makula

Makula merupakan bagian kecil pada tengah-tengah retina mata. Makula memiliki peran untuk membuat penglihatan lebih tajam serta mempunyai warna yang jelas. Jika terjadi edema makula, bagian ini mengalami pembengkakan. Penyebabnya adalah penumpukan cairan pada daerah retina. Kebutaan permanen adalah efek terberat dari kondisi ini.

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Mata Karena Diabetes?

–          Selalu Mengontrol Kadar Gula Darah

Berdasarkan penjelasan dari Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), diabetes dibedakan berdasarkan gula darah yang terkontrol apabila kadar gula darah puasa kurang dari 130 miligram per desiliter (mg/dl), gula darah dua jam setelah makan kurang dari 180 mg/dl serta kadar HbA1C kurang dari 7%.

–          Melakukan skrining mata satu tahun sekali

Skrining mata biasanya dilakukan oleh para diabetesi di dokter spesialis mata. Tajam penglihatan dan pemeriksaan alat untuk mengetahui bagian dalam mata akan diperiksa oleh dokter. Apabila terdapat kelainan, maka dokter akan melakukan tindakan sebagai upaya pencegahan agar kondisi tidak semakin parah.

      Diabetes bisa menyebabkan penyakit mata bahkan kebutaan. Tetapi penyakit mata tentu bisa dicegah dan dihindari sedini mungkin dengan cara menjaga gula darah tetap terkontrol serta melakukan skrining mata satu tahun sekali. Penerapan pola hidup sehat juga sangat penting untuk dilakukan, minum obat berdasarkan anjuran dokter serta melakukan cek kesehatan secara berkala. Jika harus minum obat, pastikan mendapatkan petunjutk dari dokter. Di era modern seperti saat ini, beli obat bisa dilakukan dengan praktis, yakni cukup melalui aplikasi Klikdokter, pesan dan beli obat bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>